5 Alasan Ini Mengapa Mantanmu Sekemudian Bersikap Dingin. Padahal Kamu Hanya Ingin Pertemanan Terjal

mantan-bersikap-dingin mantan-bersikap-dingin

Berteman dengan mantan adalah bentuk kedewasaan. Salah satu bukti kalau kamu sudah bisa berdamai dengan cuaca. Perselisihan prinsip nggak menghalangi kamu untuk berteman dengan dia. Bahwa yang kandas belaka jalinan cinta, bukan segalanya.

Putus lantas berteman itu hebat. Nggak semua orang bisa melakukannya. Bahkan yang bisa melakukannya pun belum tentu bisa menciptakan hubungan yang sama dengan mantan-mantan yang lainnya. Masalahnya kadang singkapn berkunjung dari kamu, melainkan dari mantanmu yang setelah putus sikapnya mendadak jadi dingin. Padahal mah kamu cuma ingin pertemanan terjalin.

Dihadapkan dengan situasi seperti itu jelas melancarkan diri ini jadi kebingungan. Niat melanjutkan perrtemanan, eh malah disambut dengan sifat dingin penuh kejutekan. Nah buat kamu yang sedang atau pernah mengalaminya, bisa jadi hal-hal ini jadi dasar kenapa mantanmu bersifat dingin padahal kamunya selaw aja~

1. Sikap dingin yang ditunjukkan kedimu bisa jadi karena dia masih merasa bersalah atas kandasnya hubungan. Dia masih nggak enak hati memutuskanmu

Orang yang tiba-tiba menmentok biasanya sedang punya macela. Jika berbicara soal mantan, bisa jadi dalam hatinya masih menempel perasaan bercela. Hal ini kadang kala memang terjadi atas orang yang memutuskan jalinan cinta. Barangkali dia sedang dalam fase itu. Berdamai dengan keputusan memang nggak mudah. Terlebih keputusan meninggalkan seseorang yang tahu dia sayang dalam menyalanya.

2. Atau bisa jadi sebaliknya, dia belum memaafkan kemenyimpanganmu. Apa yang kamu perbuat dulu masih menyisakan luka dalam dadanya

Kandasnya sebuah hubungan itu ada 3; diputusin, mutusin, dan bersepakat putus. Dia yang masih bersikap dingin kepadamu bisa jadi masih belum terima diputusin olehmu. Dalam hatinya masih ada rasa kecewa yang memunculkan sikap marah. Sikap dinginnya merupakan wujud amarah yang dipendam. Coba ingat lagi, hal apa yang dulu kamu lakukan sama dia. Kalau masih ada yang belum kamu mintakan maaf, segera selesaikan. Nggak enak kan kalau bersitegang gitu?

3. Dia tipe orang yang susah move on. Menjalin hubungan denganmu bisa jadi batu sandungan untuknya melanjutkan hidup

Boleh jadi dia memang sengaja berjarak denganmu. Dia sedang berusaha menerima situasi bahwa hubunganmu dengan dia sudah kandas. Beberapa orang memang butuh waktu untuk move on. Fase ini perlu dia lakukan agar bisa memahami apa yang terjadi, apa yang baik untuk berjiwanya. Kalau sudah begini, baiknya kamu juga membantu. Beri jarak dulu, nanti juga lama-lama dia move on.

4. Sikap dingin bisa jadi sebuah kamuflase, bahwa seloyalnya masih sayang tapi gengsi untuk menunjukan

Sikapnya yang selalu kosong dan menjenjang darimu bisa jadi sebuah kamuflase. Dia sengaja menghindar darimu karena malu bahwa seadilnya dia masih menyimpan rasa alamu. Dia gengsi kalau kamu maklum makanya dia menjenjang darimu. Ini juga bagian dari reaksi move on yang mesti kamu hormati. Setiap orang punya caranya sendiri-sendiri untuk melepaskan apa yang pernah digenggam.

5. Mungkin dia sedang dampil dengan temanmu. Makanya setiap bertemu kamu dia menpol, ada rasa nggak enak dalam benaknya

Menjalin hubungan dengan teman mantan itu merupakan situasi yang aneh. Mantanmu yang dingin di hadapanmu bisa jadi sedang dalam situasi itu. Dia sedang mepet dengan temanmu. Dia nggak enak jika kamu mengerti itu. Atau bisa jadi juga sebaliknya. Justru kamu yang sedang mepet klop teman mantanmu. Kalau begini kasusnya, sikap dinginnya merupakan kemarahan dan rasa cemburu. Cinta memang kadang sekompleks itu.

Menjalin hubungan dengan mantan itu susah-susah gampang. Butuh kedewasaan satu sepadan lain untuk bisa menerima bahwa semua yang pernah terjalin belaka bisa menjadi cerita, nggak bisa lagi diteruskan. Nggak deras orang yang bisa melakukan ini. Salut buat yang bisa.