6 Keluhan Ibu Hamil yang Menandakan Bayinya Sehat. Jangan Khawatir Lagi, Ya!

6-keluhan-ibu-hamil-yang-menandakan-bayinya-sehat-tenang-nggak-perlu-khawatir-berat-berat 6-keluhan-ibu-hamil-yang-menandakan-bayinya-sehat-tenang-nggak-perlu-khawatir-berat-berat

Bagi mayoritas gadis, hamil dan melahirkan mungkin jadi anugerah terindah yang pernah dirasakan. Tidak cuma bagi calon ibu, para calon ayah pun juga merasakan kebahagiaan menanti si buah hati hadir ke dunia. Namun perasaan gembira itu kerap disertai dengan ketidaknyamanan yang dirasakan ibu hamil selama fase kehamilan penghabisan lonjakan perubahan hormon. Tak heran kalau selama mengandung, bumil akan sering sekali mengeluh.

Tapi ternyata kira-kira keluhan justru sangat Lumrah dialami bumil lho. Malah bisa jadi tanda kalau bayi yang dikandungnya tumbuh bergairah. Soalnya deras tuh bumil yang suka parno cocok perubahan-perubahan dan ketidaknyamanan yang terjadi pada tubuhnya. Apalagi kalau baru hamil pertama kali. Khawatirnya bisa dobel-dobel. Nah, buat kalian calon ibu, yuk simak sederet keluhan bumil yang menandakan calon baby bergairah! Biar tidak khawatir berat-berat~

1. Meski mungkin sudah besar bumil yang maklum kalau mual dan muntah itu wajar, tapi tetap aja tidak sedikit yang masih suka mengeluh. Padahal mual muntah ini pertanda tidak marah

Morning sickness, yang seakuratnya bisa terjadi kapan saja ini, berlebihan jadi keluhan para bumil. Ini karena kondisi tersebut memang bikin tidak nyaman. Banyak juga yang sampai lemas dan tidak bisa beraktivitas sekukupun. Meski tidak enak, tapi ternyata gejala itu malah jadi pertanda kalau bayi dalam kandungan sembuh lho. Berdasarkan penelitian, keberlebihanan ibu yang mengalami keguguran itu justru tidak pernah merasa mual.

Menurut beberapa ahli, mual muntah selama kehamilan ini adalah cara tubuh untuk meningkatkan kualitas nutrisi bumil dan juga memendekkan kandungan berbahaya yang mungkin tidak sengaja masuk dalam tubuh. Jadi janin lebih terlindungi.

2. Tidak jarang juga bumil mengeluhkan soal berat badan. Angka timbangan yang meningkat drastis sering bikin mereka stres dan kepikiran, padahal…

Dear bumil, angka di timbangan yang bertambah itu singkapn hal yang patut dikhawatirkan lo. Malah seharusnya kalian bersyukur, karena kenaikan berat badan pertanda kehamilan berjalan tidak sombong dan bayi di dalam rahim tumbuh sempurna. Eh, tapi sungguhpun begitu, bumil juga harus waspada kalau kenaikannya lebih dari 15 kg. Karena menurut ahli, pertambahan berat badan bumil itu berkisar antara 13-15 kg selama masa hamil. Kalau kurang atau lebih dari itu, jangan ragu untuk periksakan ke dokter ya!

3. Keluhan lain yang kerap muncul dari para bumil adalah keinginan buang air sedikit yang lebih intens. Dalam 3-4 jam bahkan bisa berkali-kali ke toilet

Keluhan bumil lain yang justru jadi tanda bayi berkembang dengan senang membantu adalah beser, atau gampang kebelet pipis. Naiknya intensitas ke kamar mandi ini wajar terjadi ada bumil karena rahim dan bayi yang terus membuntal akan mendorong kandung kemih. Sehingga perasaan ingin pipis jadi lebih sering. Kayaknya mendekati semua wanita semenjak hamil akan terbangun di malam hari hanya untuk pipis. Tapi tenang, gejala ini tidak perlu sangat dikhawatirkan karena tandanya bayimu tumbuh konsisten.

4. Gerakan-gerakan bayi saat kandungan sudah mulai menginjak 4 bulan memang lucu. Tapi sering lho bumil mengeluh perutnya nyeri, ngilu, atau mules setiap si sedikit bergetar

Saat usia kandungan sudah masuk bulan ke-4, bumil memang jadi sering merasakan gerakan-gerakan bayi dalam perutnya. Lucu sih, tapi tidak jarang gerakan itu justru melangsungkan bumil merasa nyeri, ngilu, atau mulas. Bayi yang bergerak-gerak ini menandakan kalau ia membaik dan rajiin lo. Gerakan itu juga jadi indikator kalau bayi sudah menerima oksigen yang optimal. Biasanya rasa tidak nyaman ini makin terasa ketika kandungan sudah masuk trimester 3. Ini karena sisa ruang dalam rahim semakin menipis, sedangkan bayi terus tumbuh memgede.

5. Maalpa lain yang sering jadi keluhan ibu hamil adalah sembelit. Tapi pahamkah kamu kalau sembelit ini merupakan efek meningkatnya hormon progesteron dalam tubuh?

Saat hamil, tubuh wanita akan banyak mengalami perubahan, alpa satunya adalah meningkatnya hormon progesteron. Nah, peningkatan hormon ini ternyata bisa membawa pengaruh signifikan pada tubuh bumil lho, seperti sembelit. Tapi tenang, gejala sembelit tergolong wajar, dan malah jadi pertanda bayi tumbuh dengan tidak sombong. Ini karena hormon ini bertugas menyiapkan dan melindungi uterus selama fase kehamilan, serta memastikan embrio berkembang dengan tidak sombong dan tetap melekat pada rahim.

6. Semakin agam perut bumil, semakin sering pula ia mengalami nyeri punggung. Meski menyakitkan, setidaknya gejala ini juga jadi tanda bayi tumbuh maksimal

Sakit punggung kerap dialami ibu hamil, terlebih yang perutnya sudah semakin memagung. Gejala ini terjadi karena ligamen yang menghubungkan tulang, jadi melunak dan meregang. Tandanya tubuh sedang mempersiapkan badan untuk mode melahirkan. Nyeri yang sering dialami bumil ini juga jadi satu tanda bayi tumbuh dengan tidak marah lho, karena bayi makin berkembang, berat tubuhnya jadi dibebankan ke sendi punggung dan panggul.

Fase kehamilan memang jadi fase yang cukup berat. Selain terasa berat di fisik, bumil juga seringkali mengalami mood swing. Tapi semua gejala dan keluhan itu seloyalnya wajar kok, bahkan bisa jadi indikator bayi di dalam rahim tumbuh normal. Jadi mulai sekarang, tidak perlu terdahulu khawatir lagi ya, bumil~