breaking news New

CANDI RATU BOKO YOGYAKARTA YANG DIJADIKAN TEMPAT SYUTING DAN CANDI IJO YANG TIDAK BERWARNA HIJAU

Yogyakarta merupakan kota di mana banyak terdapat candi-candi peninggalan agama Buddha yang telah dibangun berabad-abad lalu. Salah satunya adalah Candi Ratu Boko dan Candi Ijo. Tidak hanya bersejarah, bentuk arsitektur candi-candi ini sangat menakjubkan.

1. Candi Ratu Boko
Candi ini terletak tak jauh dari Candi Prambanan. Kompleks wisata candi ini memiliki luas sekitar 25 hektar. Bentuk Candi Ratu Boko terlihat berbeda dengan candi-candi lainnya. Candi ini lebih mirip seperti bekas bangunan keraton.

Sejarah meyakini bahwa Candi Ratu Boko merupakan bekas bangunan istana raja. Istana seluas 250 ribu meter persegi ini terdiri dari gapura utama, candi pembakaran, lapangan, kolam, pendopo, paseban, hingga goa.

Candi Ratu Boko semakin ramai sejak muncul dalam film AADC2. Candi ini juga menyuguhkan panorama sunset yang menawan, membuat candi ini tampak semakin cantik.

2. Candi Ijo
Candi Ijo adalah sebuah kawasan percandian bercorak Hindu. Melihat namanya, kamu pasti menganggap tempat wisata candi ini berwarna hijau. Tapi ternyata, sama seperti candi lainnya, Candi Ijo berwarna hitam yang berasal dari batu-batu.

Candi ini peninggalan dari Kerajaan Mataram Kuno. Mengapa di sebut Candi Ijo, karena candi ini dibangun di sebuah bukit yang dikenal dengan sebutan Bukit Hijau atau Gumuk Ijo sekitar abad ke-9.

Panorama cantik nan megah mengelilingi bangunan candi Hindu ini. Saat memasuki pintu gerbang candi ini, kamu akan melihat ukiran berupa mulut raksasa berbadan naga. Kompleks candi ini juga memiliki 17 bangunan yang terdapat dalam 11 teras berundak.

Secara keseluruhan, kompleks candi ini merupakan teras-teras berundak, dengan bagian terbawah di sisi barat dan bagian tertinggi berada pada sisi timur, mengikuti kontur bukit. Candi Ijo merupakan candi yang tertinggi di Yogyakarta, yakni berada pada ketinggian 375 meter di atas permukaan laut. Harga tiket masuk candi hanya dipatok Rp. 5.000,-